« Metro Tanah Abang | HomePage | TOKO ABINYA »
09/12/2006
Metro Tanah Abang II
Bikin cerita lagi ah...kali ini masih seputar kios di Metro Tanah Abang. Entah mengapa, akhir-akhir ini pikiranku terfokus pada hal yang satu ini...bukan apa-apa, aku pikir ini harus digarap serius jika ingin segera berproses dan menuju sukses...insyaAllah. Kupikir, ini hanyalah sebagian kecil ikhtiar untuk menjemput rejeki, tokh kita sendiri tidak tahu rejeki kita ada dimana. Yang penting, ikhtiar sambil terus berdoa....subhanallah.
Namun, ternyata tak semudah yang dibayangkan. Karena ini penawaran spesial -- tidak semua orang bisa mendapatkan akses informasi ada tawaran kios gratis di daerah tanahabang -- maka ada sejumlah 'konsekuensi' tertentu. Mulai dari permodalan, tenaga hingga ke pembukaan kios. Adalah Pak Haji Alay -- yang telah lama dikenal sebagai seorang saudagar kaya yang cukup disegani karena kepiawaiannya berdagang bertahun-tahun ) menawarkan bagi siapa saja dari komunitas TDA yang berminat untuk buka kios di Metro Tanah Abang. Dan kios ini diperuntukkan untuk produk sepatu, untuk awalnya hanya 10 kios dulu...
Tanpa pikir panjang, langsung kusambut tawaran ini dan mulailah aku bergelut dengan sejumlah kegiatan-kegiatan demi terwujudnya pembukaan kios tersebut dalam waktu dekat. Mulai dari pengundian nomor kios hingga survey ke produsen sepatu. Namun tampaknya, hal ini kurang diikuti oleh peserta yang lain. Aku mafhum bahwa sebagian besar dari kita adalah masih bekerja formal, termasuk diri ini -- namun mestinya itu tidak bisa dijadikan ' excuse'. Okelah, masing-masing kita mempunyai jadwal yang sangat padat setiap pekannya, namun tentu semuanya ada skala prioritas. Mana yang bsia digeser, mana yang sebaiknya didahulukan. Dari awal aku sudah berkomitmen dalam diri, bahwa kali ini aku harus bisa...jauh sebelum ini aku sangat merindukan untuk memiliki kios sendiri yang bisa dijadikan sandaran usahaku kelak. Aku sadar sesadar-sadarnya bahwa ini adalah proses yang sangat panjang dan belum tentu sukses dalam perjalanannya. Namun, kukembalikan lagi bahwa semua ini hanyalah ikhtiar untuk menjemput rejeki dan berubah menjadi lebih baik lagi...insyaAllah.
09:15 Posted in Artikel Lepas | Permalink | Comments (3) | Email this
Comments
wah, awal cerita yg menarik YH
moga2 berujung pada kesuksesan
gile, ada juga ya tokoh kaya Pak Haji Alay
kirain cuma di sinetron multiplus aja hehehehehe
Posted by: CL | 10/06/2006
Wiksss...Ibu Laras ini, thanks a lot untuk supportnya...:-). Yah, merangkak dulu kayak baby, berdiri, berjalan, baru berlari, kayak baby ajah. emang gitu kan...just enjoy the process. Semoga bisa sukses seperti yang diharapkan yah. Amin.
Posted by: sobat | 10/09/2006
ditunngu info / cerita yang lebih dasayat,
InsyaAlloh, semua ikhtiar kita yan ikhlas kepada Alloh menjadi barokah.
Posted by: mokmok | 10/10/2006


